• SMK ISLAM NUSANTARA
  • Dzikir Fikir Amal Sholeh

Badan Bahasa Kemendikbud Gelar Festival Film Pendek Berbahasa Daerah

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan menyelenggarakan Festival Film Pendek Berbahasa Daerah dengan tema “Jaga Persatuan dalam Kebinekaan”

Secara spesifik, ada empat subtema yang ditentukan, yaitu “Cerita Rakyat Berbahasa Daerah”, “Ungkapan Bahasa dan Sastra Berbahasa Daerah”, “Peribahasa Berbahasa Daerah”, dan “Kosakata Dasar (Swadesh) Bahasa Daerah”

Dalam keterangan pengantar pada Petunjuk Teknis Festival Film Pendek Berbahasa Daerah, Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan Prof. Emi Emilia mengatakan berdasarkan Peraturan Mendikbud Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemendikbud, salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) adalah pengelolaan Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra.

Laboratorium itu berfungsi untuk menyajikan informasi tentang keragaman bahasa dan sastra daerah di seluruh Indonesia sehingga informasi tersebut dapat dimanfaatkan bagi lapisan anak bangsa. “Oleh karena itu, pengayaan bahan koleksi Laboratorium Kebinekaan perlu dilakukan. Salah satu bentuk pengayaan bahan koleksi itu adalah melakukan kegiatan Festival Film Pendek Berbahasa Daerah dengan tema ‘Jaga Persatuan dalam Kebinekaan’,” ujar Prof Emi.

Syarat peserta

Berdasarkan keterangan dalam dokumen tersebut, peserta yang berhak mengikuti festival ini harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

1. Peserta adalah warga negara Indonesia (SMA/SMK/sederajat/mahasiswa/umum).

2. Karya merupakan film fiksi atau dokumenter berdurasi 2 sampai 5 menit.

3. Karya menggunakan bahasa daerah dilengkapi dengan takarir (subtitle) bahasa Indonesia.

4. Karya tidak mengandung unsur SARA, pornografi, dan politik.

5. Karya bersifat orisinal dan tidak melanggar hak cipta/hak kekayaan intelektual (HKI).

6. Karya belum pernah dipublikasikan dan diikutkan dalam festival atau lomba serupa.

7. Karya belum atau tidak terikat kontrak perjanjian dengan pihak lain.

8. Peserta hanya boleh mengirim satu karya.

9. Batas akhir penerimaan karya film pada 30 September 2019.

10. Panitia berhak mendiskualifikasi dan membatalkan pemenang apabila ditemukan kecurangan.

11. Semua karya yang dikirim akan menjadi hak milik Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

12. Apabila di kemudian hari terdapat gugatan hak cipta, pihak panitia tidak bertanggung jawab terhadap hal tersebut. Panitia berasumsi bahwa seluruh film yang diikutsertakan merupakan karya orisinil dari peserta.

13. Peserta tidak dipungut biaya apa pun.

14. Keputusan juri bersifat mengikat dan tidak bisa diganggu gugat.

15. Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi narahubung Festival Film Pendek Berbahasa Daerah: Nina (+62) 87815420910 atau Lia (+62) 81931372333.

Mekanisme pendaftaran

  1. Formulir pendaftaran dapat diunduh di laman badanbahasa.kemdikbud.go.id.
  2. Formulir beserta karya dapat dikirim dengan cara:
    1. Formulir yang telah diisi dan dilengkapi dengan fotokopi kartu identitas beserta karya disimpan dalam cakram keras (CD/DVD) atau diska lepas (flashdisk), kemudian dikirim ke alamat: Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan Jalan Anyar Km 4, Kawasan Indonesia Peace and Security Center (IPSC) Citeureup, Kabupaten Bogor 16810 atau
    2. Formulir yang telah diisi dan dilengkapi dengan fotokopi kartu identitas dapat dipindai dan dikirim ke posel strategikebahasaan.ppsdk@kemdikbud.go.id. Karya diunggah ke Youtube dengan pilihan mengunggah video yang tidak dipublikasikan untuk umum (unleash) dan informasi tautan unggahan ditulis dalam formulir.
  3. Karya film yang melebihi batas waktu pengumpulan akan secara otomatis didiskualifikasi. Adapun pengumuman pemenang akan dilakukan pada Oktober 2019 melalui laman badanbahasa.kemdikbud.go.id. Nantinya pemenang akan diundang ke acara Bulan Bahasa pada Oktober 2019. Pemenang akan memperoleh sertifikat penghargaan dan dana tunai dengan total hadiah mencapai Rp 60 juta. Calon peserta yang berminat mengikuti festival ini bisa mendapatkan informasi dan keterangan lengkap dengan mengakses langsung ke laman resmi badanbahasa.kemdikbud.go.id.



Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pengukuran Arah Kiblat Oleh KEMENAG kabupaten Indramayu

Alhamdulillah, syukur kami ucapkan kepada Allah SWT yang telah banyak sekali melimpahkan nikmat-Nya kepada kita semua. khusus nya bagi yayasan dan bagi Almamater tercinta kita yaitu SMK

30/11/2019 13:21 WIB - Administrator
Kalah Menang Tidak Penting, Yang penting sudah berjuang !!

Kemarin, teman teman kita sudah berjuang untuk menjunjung tinggi nama Smk Islam Nusantara.mereka mengerahkan semua tegana, fikiran dan upaya untuk menjaga nama baik almamater. melalui t

26/10/2019 08:36 WIB - Administrator
Perayaan Hari Santri Nasional 2019

Hari Santri setiap tanggal 22 Oktober ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo dengan Kepres Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari San

21/10/2019 08:49 WIB - Administrator
Awas !! Ada Razia Rambut

Razia rambut adalah kegiatan rutin dan upaya agar semua siswa berpenampilan rapih. tindakan tersebut bukan tanpa alasan dan dasar hukum.  "Guru adalah pendidik profesional dengan t

17/10/2019 09:07 WIB - Administrator
MPLS 2019

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD), merupakan sebuah kegia

04/09/2019 04:51 WIB - Administrator
Tingkatkan Akses Pendidikan, Jabar Siapkan Ratusan Beasiswa Perguruan Tinggi

KOMPAS.COM – Untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi (PT), Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat ( Jabar) menggagas program beasiswa Jabar

04/09/2019 04:51 WIB - Administrator
Teknologi (Bukan) Solusi Masalah Pendidikan

Jakarta - Di Indonesia telah bermunculan beberapa perusahaan yang menjajakan dagangan teknologi khusus pendidikan, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Misalnya, ada satu st

04/09/2019 04:51 WIB - Administrator
Bahasa Gaul Perkaya Bahasa Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Bahasa gaul yang dewasa ini sering digunakan generasi muda dalam pergaulan sehari-hari antara sesamanya dinilai justru akan memperkaya perbendahaan kosa k

04/09/2019 04:51 WIB - Administrator